Senin, 17 November 2014

KOTORAN AYAM (IMITASI) YANG MENJIJIKKAN (Pembelajaran Thaharah 1 Kelas 1 SD)

Ustadz.. ustadzah.. mau share nih..

Pagi ini jadwal masuk kelas 1 SD, kompetensi dasar (KD) mengenal tata cara bersuci indakator pencapaian kompetensi (IPK) membedakan benda yang suci dan najis.
Media pembelajaran sederhana berupa air mineral, air comberan (imitasi, dibuat dengan mencampur tinta hehe..), coklat yang biasa dikonsumsi anak, dan kotoran ayam (imitasi, pake coklat yang dicecerkan).

Setelah berdoa dan membaca surah-surah pendek, Alby, seorang siswa maju ke depan kelas dan memperhatikan media yang tadi dibawa. "idiih... telek (kotoran ayam)" katanya, sambil mencolek kotoran ayam (imitasi tadi). Ia kembali ke bangkunya dan mencolekkan kotoran ayam (imitasi) ke muka teman sebangkunya, Fadli.Kontan Fadli merengut. Saya perintahkan Fadli untuk ke kamar kecil dan membersihkan. Anak-anak yang lain riuh rendah.

"Halloo..." sapaku pada mereka "Haaiii" serempak anak-anak dan kelas pun tenang.

Langsung saya menuntun anak-anak untuk melafalkan QS. Al Baqarah / Seekor Sapi (2) : 222) berulang-ulang. Inna Allaaha yuhibbu at tawwaabiina wa yuhibbu al mutathahhiriin... Allah mencintai orang-orang yang bertaubat (kembali kepada-Nya) dan mencintai orang-orang yang membersihkan diri.

"Anak-anak, ada yang tahu bagaimana cara membersihkan diri?"

"Mandiiiiii"...

"Ayo nyanyi "Bangun Tidur""

Kelas pun riuh dengan nyanyian mereka.

"Apa jadinya kalau kita tidak pernah mandi?"

"Gatal pak".. "Bauuuuuu"... "Bau asem, pak".. "Bau ompol".. 

"Kalian masih ada yang suka ngompol?"

'Tidaaaaaakkkkkk".. 

"Baguuuss"

"Apa yang kailan lakukan bila selesai buang air kecil atau besar?"

"Cebok pak" 

"Ya benar, cebok dalam Islam disebut istinja"

"Bagaimana kalau kita tidak istinja?

"Gatal pak".. "Bauuuuuu"

"Allah mencintai orang-orang yang membersihkan diri. Karena itu, kita harus menjaga kebersihan diri (badan), pakaian, dan tempat atau lingkungan kita dari kotoran. Kotoran yang tampak dalam Islam disebut najis"

"Coba perhatikan apa yang Bapak bawa!"


Gambar dari kanan ke kiri: Coklat, kotoran ayam (imitasi), air kotor comberan (imitasi) dan air mineral



"Ini apa?" 

"Air minum, pak"

"Kalau yang ini?"

""Idiiihhhh... air kotor pak"

"Ini coklat, ada yang mau?"

Anak-anak berebut mengambil coklat..

"Kalau yang ini ada yang mau?"

"Tidak mau, pak... kotoran ayam!!!" (padahal saya buat dari coklat yang dilelehkan ke kertas lho.. hehe.. semoga tidak termasuk mubazir!)

"Air minum ada yang mau?"

"Mauuuuuuuuuu..." Anak-anak kembali berebut

"Air comberan, mau??"

"Idiiihhhh..."

"Anak-anak, benda yang kotor dan menjijikkan tadi termasuk najis, seperti air comberan dan kotoran ayam. Sedangkan benda yang bersih dan bisa/boleh dimakan / diminum termasuk suci seperti air mineral dan coklat"

"Kalian bisa memberi contoh  lainnya?"

"Jeruk, suci atau najis?" 

"Suci, pak"

"Pisang?" "Suci, pak"

"Air kencing?" "Najiiiisss" "Kotoran ayam?" Najiiiis"

"Baik, kalian sudah paham benda apa saja yang suci dan benda apa saja yang najis. Sekarang coba gambar es krim, kotoran kambing, air hujan, mangga, anjing dan ompol. (Saya memberi contoh gambar di papan tulis. Ustadz ustadzah bisa juga dengan menyiapkan kertas mewarnai)  Warnailah gambarmu, biru untuk benda yang suci, merah untuk benda yang najis. Siappp?"

"Siap, pak!!"





Ini sebagian hasil karya siswa


Bagaimana tanggapan ustadz ustadzah?



Salam


Guru PAI SD
Berbagi Menebar Manfaat







Tidak ada komentar:

Posting Komentar